KONSTRUKSI DASAR ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN PROSEDURAL

KONSTRUKSI DASAR ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN PROSEDURAL

 1 KONTRUKSI ALGORITMA

KONSTRUKSI DASAR ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN PROSEDURAL

Sebuah algoritma berisi langkah langkah penyelesaian suatu persoalan. Langkah langkah itu dapat di proses secara serial, atau bisa berpindah ke langkah tertentu bila memenuhi kondisi tertentu ,atau dilakukan berulang ualang. Karena itu Amda perlu mengetahui apasaja konstruksi dasar sebuah algoritma. 

INSTRUKSI DAN AKSI

  Sebuah algoritma pada hakekatna berisi sekumpilan instruksi (instruction) yang menggambarkan langkah langkah penyelesaian suatu persoalan. Instruksi adalah perintah untuk melakukan aksi tertentu contoh contoh istruksi misalnya membaca data masukan , menulis hasil perhitungan, melakukan perhitungan aritmatika, memangging sebuah prosedur dan sebagainya. Di dalam bahasa pemrograman, instruksi dinyatakan sebagai pernyataan (statement). 

Sebagai contoh misalkan di dalam algoritma ada istruksi :

         Tulis "Hello, word!"

maka ini adalah istruksi berupa aksi menulis kalimat "Hello, word!". 

Contoh lain nya bila a adalah sebuah peubah (variable) bilangan bukal (integer), maka instruksi

        kalikan a dengan 2

adalah instruksi mengalikan a dengan 2 dan hasilnya dinyatakan di dalam peubah a lagi. Di dalam instruksi ini ada aksi mengalikan contoh selanjutnya, misalkan T adalah peubah yang melambangkan tempratur ruangan. Alarm kebakaran di aktifkan bila tempraturna melebihi 40 derajat celcius, maka

     Jika T > 40 maka bunyikan alarm kebakaran

adalah sebuah instruksi yang terdiri dari perbandingan nilai T dengan 40, dan aksi membunyikan alarm kebakaran jika T melebihi 40


2 PEMROGRAMAN PROSEDURAL

KONSTRUKSI DASAR ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN PROSEDURAL


Algoritma berisi urutan langkah langkah penyelesaian maalah, ini berarti langkah langkah di dalam algoritma menyatakn proses yang prosedural.

Definisi prosedur menurut kamus besar bahasa indonesia (KBBI):

Prosedur : 1.  Tahap-tahap kegiatan untuk menyelesaikan suatu aktivitas;
                   2.   metode langkah demi langkah secara eksak dalam memecahkan suatu masalah 

   Pada pemrograman prosedural, program dibedakan antara bagian data dengan bagian instruksi . Bagian intruksi terdiri atas runtutan (Squence) intruksi yang di laksanakan satu per satu secara berurutan oleh sebuah sebuah pemroses. Alur pelaksanaan instruksi dapat berubah karena adanya pencabanhan /kondisional.

   Data yang di simpan di dalam memori di manipulasi oleh instruksi secara beruntun. Kita katakan bahwa tahapan pelaksanaan program mengikuti pola beruntun atau prosedural. Paradigma pemrograman seperti ini dinamakan pemrograman prosedural. Bahasa bahasa tingkat tinggi seperti Basic, Pascal, Fortran, C, C++, adalah bahasa pemrograman prosedural.

  Selain paradigma pemrograman prosedural, paradigma pemrograman yang popoler saat ini adalah pemrograman berorientasi objek (Object Oriented Programing atau I OOP). Pada paradigma ini data dan isntruksi di bungkus (wncapsulation) menjadi satu. Kesatuan ini disebut kelas (class) dan instansi kelaspada saat run-time  disebut  objek  (object). 

Data di dalam objek hanya dapat di akses oleh instruksi yang ada dalam objek itu saja. Bahasa-bahasa seperti C++, C#, dan java adalah bahasa pemrograman prosedural.Paradigma pemrograman yang lain adalah pemrograman funsional, pemrograman deklaratif,  dan pemrograman konkuren.