Teknologi membuat film terlihat sangat nyata
Teknologi membuat film terlihat sangat nyata
Teknologi
membuat film terlihat nyata.
Hi Guys, kali
ini kita akan membahas tentang teknologi yang membuat film terlihat sangat
nyata.
Pasti sudah banyak dong diantara kalian yang menonton
hollywood movies sebelumnya, baik itu film animasi maupun nyata. Dan pastinya
hampir semua film – film tersebut menggunakan efek/filter yang membuatnya
terlihat sangat amat nyata. Diantaranya ada film avangers, transformer,pacific
rim uprising, fast furious, avartar dan masih banyak kagi. Film-film diatas tentunya
menggunakan teknologi CGI atau Computer Generated Imagery di dalamnya.
Teknologi CGI
sering diterapkan dalam bidang komputer grafis, spesialis 3D komputer untuk
efek/filter yang khusus dalam film, program acara televisi dan simulasi
lainnya.
berikut adalah
teknologi yang digunakan untuk menghasilkan efek-efek khusus di dunia perfilman
hollywood
1. Digital Resurrection
Pasti banyak diantara kalian yang menonton film Fast and
Furious? Kita semua tentu tahu dong kalau
salah satu Aktor Fast and Furious, yaitu Paul Walker meninggal di tengah-tengah
kegiatan syuting? Tapi pasti kalian juga bertanya-tanya mengapa dia bisa tetap
muncul di filmnya ya?
Padahal insiden
kematiannya terjadi sebelum selesai shooting lho. Ternyata nih Guys, dengan
menggunakan teknologi CGI, Face Scanning, dan Motion Capture.
Tim visual efek
dari Fast and Furious mampu menciptakan versi virtual Paul Walker menggunakan klip-klip
lama. Setelah proses shooting selesai, wajah Paul Walker ditempelkan pada wajah
adiknya.
2. Digital De-Aging
Film Pirates of
The Caribbean. Saya yakin kalian pasti tau dong f lm satu ini? Dan mungkin satu
dari kalian adalah penggemar johnny depp? Hehehe
Nah, di salah
satu film Pirates of The Caribbean berisi adegan di mana Jack Sparrow versi
muda muncul. Kebanyakan film -film diluar sana menggunakan aktor yang berbeda
untuk menyatakan kilas balik kehidupan mereka. Tetapi di film ini, peran
tersebut dimainkan oleh Johnny depp sendiri
Selain itu, ada
juga film Captain America Civil War. Di sini pun, kalian akan menemukan adegan
di mana Tony Stark sewaktu remaja yang diperankan Robert Downey Jr sendiri.
Memudakan atau menuakan
aktor sebenarnya bukanlah hal yang baru. Karena dari dulu, Hollywood sudah
melakukannya dengan kreativitas mereka menggunakan kombinasi make-up dan juga wig.
Kini dengan bantuan Teknologi CGI, aktor dengan tampilan tua-muda kini
benar-benar bisa terkesan sangat nyata
3. Digital Nudity
Banyak dari
kalian pasti juga sudah menonton serial HBO Game Of Thrones. Di season kelima
dari sekian banyak season, ada adegan di mana karakter Queen yang diperankan
oleh Lena Headey berjalan di tengah kota tanpa mengenakan busana.
Mungkin banyak
dari kalian bertanya-tanya bahwa apakah dia benar-benar melakukannya? Tetapi,
sayangnya kita semua telah diperdaya. Adegan tanpa busana yang dilakuoni pada
adegan tersebut oleh Lena Headey rupanya merupakan digital touching alias
bohongan.
Lagi dan lagi
para film maker ini menggunakan gabungan shooting dan CGI. Syarat pertama yang
harus dipenuhi, tentu pemeran pengganti harus mirip dengan pemeran utama.
Kedua, adegan
dilakukan berulang kali dengan pemeran utama yang mengenakan busana, dan kemudian
dengan pemeran pengganti yang tidak memakai busana dan dengan menggunakan green
screen maupun0 lighting yang bergerak.
Pada proses ini
juga menggunakan facial scanning dan motion capture, sehingga wajah pemeran
utama ditempelkan pada pemeran pengganti.
4. Motion
capture
Berikut adalah Teknologi
Motion Capture atau MoCap yang telah digunakan di game sejak zaman SEGA lhoo. Penggunaannya
di film sendiri, baru terjadi pada film The Lord Of The Rings: The Two Towers,
film favorite writer hehehe
Teknologi Motion
Capture sendiri akhirnya berhasil mendapat dukungan penuh, setelah kesuksesan
pada film Avatar James Cameron tahun 2009, yang menghabiskan waktu selama 12
tahun untuk pra-produksi demi menyempurnakan kamera virtual untuk teknologi
MoCap ini.
5. Digital Location
Terakhir, ada
Digital location. Kalau menghidupkan aktor dari kematian saja bisa, membangun
lokasi digital sudah pasti kayak tepuk tangan saja sih. Ambil contoh Avatar
lagi deh.
Di film ini,
setiap adegan yang ber-setting di planet para alien biru yang disebut Pandora,
keseluruhannya diciptakan secara digital. Pun begitu dengan angkasa luar di
film Gravity.
Nggak sampai di sini, teknologi Digital Set rupanya juga bisa dipakai untuk memodifikasi lokasi yang sudah ada lho. Sebut aja gedung Avengers di serial Avengers atau gedung Oscorp di serial Amazing Spiderman.
Nah, diatas adalah pengenalan sedikit mengenai teknologi yang cangguh dalam dunia perfilman yaa...Semoga bermanfaat!
